AS Roma Tampil Menggila Saat Bertandang Ke Markas Fiorentina

Liga Italia seri A dini hari tadi menampilkan laga antara Fiorentina melawan AS Roma. Fiorentina sebagai tuan rumah dengan menjamu AS Roma distadion Artemio Franchi, harus takluk dari tim tamu. Laga dini hari tersebut berakhir dengan kemenangan AS Roma atas Fiorentina dengan skor telak 4-1.

Berkat kemenangan AS Roma ini mereka berhasil mengumpulkan total 35 poin di liga seri A. AS Roma berhasil duduk diperingkat empat meninggalkan Cagliari dengan total 29 poin saja. Sementara itu AS Roma semakin mengejar posisi Lazio yang ada diperingkat tiga. Diketahui AS Roma semakin gencar menembus tiga besar dengan melengserkan Lazio yang hanya selisih satu poin dari mereka yakni 36 poin saja.

Jalannya pertandingan kala AS Roma bertandang ke markas Fiorentina berlangsung cukup sengit. AS Roma diketahui tampil dengan performa luar biasa kala itu. Diawal babak pertama AS Roma tampil menggila dengan bermain sangat agresif kala itu. Hanya dalam hitungan menit pertandingan baru berjalan, AS Roma mencetak gol pertama, melalui Edin Dzeko dimenit ke-19.

AS Roma sukses merubah papan skor dengan mencetak gol pembuka dari mereka terlebih dahulu. Tim ini pun semakin menggila manakala hanya berselang dua menit. Atau tepatnya pada menit ke-21 gol kedua berhasil dieksekusi dengan sangat apik oleh Aleksandar Kolarov. Dengan demikian AS Roma semakin unggul dari Fiorentina dengan skor 2-0.

Keunggulan AS Roma sayangnya tak berlangsung lama, sebab Fiorentina mampu mencetak gol pertama mereka dimenit ke-34 lewat Milan Badelj. Fiorentina berhasil memperkecil jarak skor mereka dari AS Roma dengan skor 1-2. Meski demikian hingga waktu turun minum, AS Roma berhasil unggul lebih dahulu dibabak pertama.

Memasuki babak kedua ini AS Roma, tak membiarkan tuan rumah kembali membobol pertahanan mereka. AS Roma yang semakin tampil mendominasi game kedua dengan penguasaan bola mencapai 83 persen. Dua tim ini hingga pertengahan babak kedua bermain imbang dengan pertahanan yang baik. Dengan tidak adanya gol yang tercipta kala itu, untuk merubah papan skor.

Namun mendekati akhir babak kedua AS Roma mendapatkan peluang emas yang mampu diekseskusi dengan baik. Adalah Lorenzo Pellegrini atau yang sering dipanggil Pelle ini berhasil mencetak gol ketiga untuk AS Roma pada menit ke-73. AS Roma semakin mempertajam skor mereka usai Nicolo Zaniolo kembali mencetak gol dimenit kritis.

Alhasil AS Roma sukses mendominasi laga tandang tersebut dengan kemenangan telak mereka atas Fiorentina dengan skor akhir 4-1.

Torino Harus Takluk Dengan Skor Telak Dikandang Sendiri

Dalam laga lanjutan Liga Italia 2019-2020, dimana Torino sebagai tuan rumah harus menjamu tim tandang Inter Milan kemarkas mereka. Laga yang diselenggarakan distadion Olimpico Granade Torino, Italia itu menjadi saksi kekalahan telak sang tuan rumah.

Stadion yang yang dapat menampung hingga 27.958 orang itu, sejatinya lebih didominasi oleh para pendukung Torino. Tentu saja mereka datang dengan tujuan melihat kemenangan tim kebanggaan mereka. Namun apa daya, tim mereka harus dikandaskan AC Milan dengan skor tanpa balas.

Namun pelatih Torino yakni Walter Mazzari memberikan pembelaannya terkait kekalahan telak timnya. Walter menjelaskan jika cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya. Sebagaimana diketahui jika pada waktu laga tersebut memang tengah diguyur hujan. Tapi bagaimanapun juga pertandingan tersebut tetap dilangsungkan.

Kedua tim diketahui memang terlihat lebih ekstra hati-hati dengan pergerakan mereka. Meski begitu demi meraih kemenangan kedua tim harus tampil optimal. Inter Milan justru tampil lebih agresif meski harus diguyur hujan waktu itu. Tim ini sadar betul jika bermain dalam kondisi seperti itu. Jelas akan membuat pertahanan dan performa sedikit mengendur.

Alhasil Inter Milan pun sukses mencuri skor pertama mereka dibabak pertama. Hanya berselang beberapa menit saja gol kedua untuk Inter sukses menjadi milik mereka. Torino dibuat gigit jari oleh tim tandang dengan lebih dulu unggul dengan skor 2-0. Meski Torino mencoba untuk mencuri penguasaan bola dari Inter Milan. Namun sayangnya Torino belum mendapatkan peluang emas diakhir babak pertama untuk menyamakan kedudukan.

Memasuki babak kedua Torino berusaha mengejar ketinggalan mereka dari Inter. Kembali menguasai bola secara penuh, Armando Izzo mencoba melakukan hattrick kegawang Inter. Namun sayangnya bola tidak berhasil mengalir tepat kearah jaring Inter karena meleset dari bidikan.

Torino harus pasrah usai gol ketiga berhasil dicetak oleh tim Inter Milan. Inter Milan sukses mempertajam skor mereka jauh meninggalkan Torino. Torino berusaha keras mengejar ketinggalan mereka, namun hingga babak kedua berakhir. Tidak ada gol yang berhasil dicetak oleh Torino, mereka pun harus mendapat tamparan keras karena kalah telak 0-3 atas Inter Milan.