Torino Harus Takluk Dengan Skor Telak Dikandang Sendiri

Dalam laga lanjutan Liga Italia 2019-2020, dimana Torino sebagai tuan rumah harus menjamu tim tandang Inter Milan kemarkas mereka. Laga yang diselenggarakan distadion Olimpico Granade Torino, Italia itu menjadi saksi kekalahan telak sang tuan rumah.

Stadion yang yang dapat menampung hingga 27.958 orang itu, sejatinya lebih didominasi oleh para pendukung Torino. Tentu saja mereka datang dengan tujuan melihat kemenangan tim kebanggaan mereka. Namun apa daya, tim mereka harus dikandaskan AC Milan dengan skor tanpa balas.

Namun pelatih Torino yakni Walter Mazzari memberikan pembelaannya terkait kekalahan telak timnya. Walter menjelaskan jika cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya. Sebagaimana diketahui jika pada waktu laga tersebut memang tengah diguyur hujan. Tapi bagaimanapun juga pertandingan tersebut tetap dilangsungkan.

Kedua tim diketahui memang terlihat lebih ekstra hati-hati dengan pergerakan mereka. Meski begitu demi meraih kemenangan kedua tim harus tampil optimal. Inter Milan justru tampil lebih agresif meski harus diguyur hujan waktu itu. Tim ini sadar betul jika bermain dalam kondisi seperti itu. Jelas akan membuat pertahanan dan performa sedikit mengendur.

Alhasil Inter Milan pun sukses mencuri skor pertama mereka dibabak pertama. Hanya berselang beberapa menit saja gol kedua untuk Inter sukses menjadi milik mereka. Torino dibuat gigit jari oleh tim tandang dengan lebih dulu unggul dengan skor 2-0. Meski Torino mencoba untuk mencuri penguasaan bola dari Inter Milan. Namun sayangnya Torino belum mendapatkan peluang emas diakhir babak pertama untuk menyamakan kedudukan.

Memasuki babak kedua Torino berusaha mengejar ketinggalan mereka dari Inter. Kembali menguasai bola secara penuh, Armando Izzo mencoba melakukan hattrick kegawang Inter. Namun sayangnya bola tidak berhasil mengalir tepat kearah jaring Inter karena meleset dari bidikan.

Torino harus pasrah usai gol ketiga berhasil dicetak oleh tim Inter Milan. Inter Milan sukses mempertajam skor mereka jauh meninggalkan Torino. Torino berusaha keras mengejar ketinggalan mereka, namun hingga babak kedua berakhir. Tidak ada gol yang berhasil dicetak oleh Torino, mereka pun harus mendapat tamparan keras karena kalah telak 0-3 atas Inter Milan.