Sadio Mane Jadikan Liverpool Sebagai Klub Tak Terkalahkan

Menjamu tim tandang Wolves dikandang sendiri, Liverpool sukses keluar sebagai juara dalam laga dini hari tersebut. Mereka berhasil menaklukkan Wolves dengan skor tipis 1-0 tanpa balas. Dengan kemenangan ini Liverpool berhasil menambah jumlah poin mereka menjadi 55 poin, jauh meninggalkan rivalnya Leicester City dengan total 42 poin.

Liverpool semakin mengibarkan sayapnya dipuncak klasemen tanpa ancaman berarti dari klub lainnya. Laga yang berlangsung distadion Anfield, Liverpool, kedua tim terlihat tampil dengan sangat baik. Dua tim ini sama-sama memiliki pertahanan yang kuat, sehingga sulit untuk ditembus satu sama lain.

Namun meski demikian Liverpool lebih unggul dalam hal penguasaan bola yang mencapai 85 persen. Sementara Wolves dengan penguasaan bola sebesar 73 persen, namun sedikit melakukan kesalahan. Disepanjang babak pertama kedua tim ini bermain hampir imbang, dengan melancarkan serangan satu sama lain.

Babak pertama tersebut nyaris saja berakhir imbang tanpa adanya gol untuk kedua tim. Beruntung Liverpool berhasil mencetak gol perdana mereka dimenit-menit kritis kala itu. Adalah Sadio Mane yang berhasil melesatkan bola tepat kedalam gawang Wolves dimenit ke-42. Alhasil Mane berhasil merubah papan skor kacamata menjadi 1-0, dengan keunggulan mereka dibabak pertama.

Memasuki babak kedua, atmosfir persaingan antar kedua tim ini semakin memuncak. Mana kala Wolves sendiri terus melancarkan serangan bertubi kepertahanan Liverpool. Meski Wolves sempat mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol dibabak kedua. Sayangnya kesempatan tersebut gagal dieksekusi dengan baik oleh mereka saat itu.

Hal tersebut ternyata juga berlaku bagi Liverpool sendiri, karena hingga akhir babak kedua, tim ini belum dapat menambah perolehan skor. Hingga akhirnya meniupkan peluit panjang, penanda berakhirnya babak kedua kala itu. Berkat gol tunggal dari Sadio Mane, Liverpool berhasil menang dikandang sendiri dengan skor akhir 1-0 atas Wolves.

Paul Pogba Berniat Kembali Bermain Bersama Mantan Klubnya

Pemain Manchester United Paul Pogba dikabarkan bakal segera hengkang dari klub berjuluk Setan Merah tersebut. Gelandang berusia 26 tahun ini memang sudah sejak lama mengutarakan keinginannya tersebut. Pogba sendiri resmi bergabung dengan Man United pada tahun 2016 lalu, dengan tampil sebanyak 76 kali dengan mencetak 18 gol.

Kepindahan Pogba sendiri dikarenakan dia sendiri sudah merasa tak nyaman bermain diklub berjuluk setan merah tersebut. Pria asal Prancis ini merasa klub tersebut sudah tak bisa memberikan masa depan yang cerah baginya. Keingginan untuk segera hengkang dari klub tersebut, terkendala nilai transfernya yang dipatok oleh Man United sendiri.

Manchester United tahu jika Pogba adalah salah satu gelandang terbaik saat ini. Sehingga mereka pun tak ingin melepas gelandang hebat tersebut begitu saja. Setidaknya setan merah ingin kepergian gelandang mereka tersebut bernilai cukup sepadan. Manchester United sepertinya tak ingin mengulang kesalahan yang sama ditahun 2011-2012 lalu.

Pada tahun 2011-2012 tersebut, Man United diketahui melepas Pogba begitu saja ke Juventus. Namun siapa sangka Pogba kini menjelma menjadi seorang gelandang dengan bakat yang luar biasa. Atas dasar tersebut Man United ingin melepas Pogba dengan harga yang pantas, tentu demi kepentingan klub mereka.

Pogba sendiri melalui agennya berusaha untuk mengatur kedatangannya kembali kemantan klubnya terdahulu. Sebut klub tersebut adalah Juventus, Pogba sebelum bergabung dengan Man United. Pernah bermain bersama klub Juventus dari tahun 2012-2016, prestasi Pogba tergolong sangat baik. Diketahui selama empat tahun menjalin kerja sama dengan Juventus, dia sudah tampil sebanyak 124 kali dengan mencetak total 28 gol.

Tak heran jika Pogba berniat kembali bermain dengan mantan klubnya tersebut. Pasalnya dia ingin kembali mengulang masa kejayaannya dulu, kala bermain dengan Juventus. Kans Pogba untuk kembali ke Juventus disebut-sebut terbuka lebar.

Manakala klub tersebut juga baru-baru ini telah melepas salah satu pemain mereka. Tak hanya itu Cristiano Ronaldo juga yang notabene sebagai bintang klub tersebut, berniat untuk segera hengkang.

Firmino Antar Liverpool Raih Kemenangan Telak Atas Leicester

Liverpool semakin tak tergoyahkan dipuncak klasemen Liga Premier 2019-2020, usai tundukkan Leicester City. Kemenangan telak Liverpool sebagai tim tandang, berakhir dengan skor penuh 4-0 atas tim tuan rumah. Dengan demikian Liverpool semakin mempertajam jarak mereka dari Leicester dengan total 52 poin.

Terpaut poin dengan selisih hingga 13 poin dari Leicester yang jalan ditempat dengan 39 poin. Pertandingan yang digadang-gadang bakal menjadi laga yang sengit antar dua klub ini. Justru malah berakhir sebaliknya, karena Liverpool tampil dengan sangat luar biasa dini hari tadi. Bukan tidak mungkin tahun ini Liverpool bakal keluar sebagai jawara dari ajang bergengsi Liga Premier kali ini.

Sebenarnya jika melihat dari jalannya pertandingan, Leicester mampu mengimbangi perlawanan dari Liverpool. Dari hal penguasaan bola juga dua tim ini diketahui tidak jauh berbeda. Hanya saja dipertengahan babak pertama Liverpool bermain klebih agresif dari sebelumnya. Leicester City sendiri tak mampu mengimbangi serangan beruntun dari lawannya tersebut.

Meski berusaha keras mengimbangi serangan yang datang, Leicester dibuat semakin tak berdaya. Pasalnya Roberto Firmino membuka keunggulan pertama Liverpool dengan mencetak gol perdana dimenit ke-31. Firmino sukses merubah papan skor kacamata menjadi 1-0 dengan keunggulan mereka dibabak pertama.

Mencoba mengejar ketinggalannya, Leicester sempat beberapa kali mendapatkan peluang emas, sayangnya gagal dieksekusi dengan baik. Meski demikian Leicester tampil dengan bermain secara defensif, sehingga Liverpool kesulitan kembali mencetak gol. Hingga memasuki waktu lebih dari paruh waktu babak kedua, dua tim ini diketahui tidak ada yang berhasil mencetak gol.

Menjelang akhir babak kedua, Leicester yang tadinya bermain defensif, berubah strategi dengan melakukan serangan. Namun justru hal ini membuka peluang Liverpool untuk kembali mencetak gol. Liverpool beruntung manakala wasit memberi mereka hadiah penalti dimenit ke-71, usai Fouls yang dilakukan oleh pemain Leicester City. Sang eksekutor James Milner sukses melesatkan tendangan tepat dari sisi kanan gawang, yang tak sanggup dihalau sang kiper Leicester.

Liverpool semakin menggila dengan terus mencetak gol beruntun dengan jarak waktu yang sangat singkat. Roberto Firmino menjadi kunci kemenangan telak Liverpool dengan kembali mencetak gol keduanya dimenit ke-74. Kemudian gol keempat Liverpool dicetak oleh pemain muda Alexander Arnold dimenit ke-78. Liverpool sukses percundangi Leicester dengan berhasil meraih skor penuh 4-0 atas keunggulan mereka.

Jurgen KLopp Optimis Liga Premier 2019/2020 Milik Liverpool

Liverpool sejauh ini masih bertengger dipuncak klasemen sementara Liga Premier 2019-2020. Klub ini juga berhasil mencatatkan rekor dengan menghasilkan lima kali kemenangan beruntun. Dalam Liga Premier kali ini terus berjaya dengan berhasil mengumpulkan total 49 poin. Selain itu mereka juga selama menjalani laga tanding, hingga saat ini masih belum alami kekalahan sekali pun.

Klub berjulukan The Reds ini juga semakin jauh meninggalkan klub lainnya dengan selisih skor yang cukup jauh. Diposisi kedua ada Leicester City yang terus mengejar ketertinggalan poin mereka dari Liverpool. Sejauh ini Leicester yang sudah melakoni 18 laga itu sudah mengumpulkan toal 39 poin. Leicester diketahui gagal menambah poin mereka setelah alami satu kali kekalahan, dengan satu kali bermain imbang.

Dengan terpaut selisih poin yang cukup jauh yakni 10 poin, Klopp sangat optimis timnya bakal terus berjaya hingga akhir. Karena itu Klopp sangat berharap tim asuhannya dapat bermain lebih baik dan terus fokus. Klopp juga menghimbau agar tim asuhannya itu tidak lengah sedikitpun, meski saat ini mereka sedang berada dipuncak klasemen.

“Apapun bisa saja terjadi selama pertandingan berlangsung dilapangan hijau, kita tidak akan pernah tahu hal itu” ungkap Klopp. Meski demikian Klopp juga optimis laga melawan Leicester City pada Jumat, 27 Desember 2019, dini hari nanti. Mereka bakal kembali menuai kemenangan distadion King Power Stadium, dengan kembali memperoleh tambahan poin.

Klopp juga meyakini kalau kesempatan mereka untuk mempertajam perolehan poin, semakin terbuka lebar. Pelatih berusia 52 tahun ini juga yakin timnya setidaknya bakal kembali mengantongi 2 hingga 3 poin. Dengan demikian langkah mereka untuk memenangkan Liga Premier 2019-2020 semakin terpampang jelas dihadapan mereka.

Tahun 2019 ini merupakan tahun keemasan bagi skuad Liverpool, karena ditahun ini juga mereka berhasil menyabet sejumlah trofi sampai penghargaan lainnya. Tak heran jika Klopp juga berharap agar tahun baru (2020) nanti, dia dan seluaruh timnya dapat meneruskan hasil positif tersebut.

Mario Mandzukic Tutup Tahun Dengan Gabung Bersama Klub Qatar

Mario Mandzukic tutup tahun 2019 ini dengan mengakhiri kontrak kerja samanya dengan Juventus. Tim Nyonya tua ini dipastikan pada tahun baru nanti akan ditinggalkan oleh salah satu strikernya. Seperti diketahui jika Mandzukic resmi bergabung dengan Juventus ditahun 2015 dengan mengenakan seragam bernomor 17. Selain itu Mandzukic juga dipercayakan untuk mengisi posisi sebagai seorang striker.

Selama bergabung bersama tim Nyonya tua, Mandzukic dinilai sudah cukup memberikan kontribusi kepada klubnya itu. Tercatat setidaknya selama membela Juventus, pria berusia 33 tahun ini sudah tampil sebanyak 59 kali dengan total 16 gol. Beberapa pihak juga menilai kalau Mandzukic adalah striker dengan kemampuan yang cukup baik.

Kabar kepindahannya ke klub Qatar awal tahun baru ini diakui olehnya memang sudah direncanakan sejak lama. Hal tersebut pun sudah sejak lama disampaikannya kepada pihak Juventus sendiri. Dari Nyonya Tua sendiri pun memang sudah berencana untuk melepas striker mereka tersebut. Pasalnya Mandzukic sendiri memang sudah sejak lama diincar oleh klub Qatar tersebut.

Juventus sendiri bersedia melepas striker mereka itu, lantaran pihak Qatar berani menebus sang pemain dengan harga yang cukup tinggi. Disebut-sebut harga transfer Mandzukic ini mencapai hingga lebih dari Rp80 milyar. Harga tersebut dinilai cukup pantas mengingat Mario Mandzukic saat ini merupakan salah satu striker terbaik didunia saat ini.

Mendapatkan salah satu striker terbaik didunia, adalah satu keuntungan besar bagi klub Qatar. Namun disisi lain Juventus dinilai terlalu mengambil resiko dengan melepas striker terbaik mereka itu. Karena melepas salah satu strikernya itu, lini serang mereka sendiri sudah pasti akan alami perubahan dan tidak akan sekuat seperti biasanya.

Belum lagi desas-desus terkait Cristiano Ronaldo yang diisukan akan turut hengkang dari klub tersebut. Dipastikan akan menambah daftar jumlah pemain Juventus yang bakal hengkang diawal tahun yang baru. Juventus disarankan untuk bisa mempertimbangkan dengan baik dahulu, sebelum memutuskan untuk menjual para pemainnya.

Memang dari hasil penjualan tersebut Juventus mendapatkan profit yang lumayan. Namun bukan tidak mungkin karena hal tersebut bisa jadi bumerang bagi masa depan klub mereka sendiri nantinya.

Kalah Dari Chelsea Mourinho Berbenah Masuki Bursa Transfer

Tak dapat dipungkiri usai Tottenham Hotspur dikendalikan oleh Jose Mourinho. Penampilan Hotspur menjadi jauh lebih baik bila dibandingkan dengan pelatih sebelumnya. Mourinho juga berhasil membawa Tottenham masuk kedalam 16 besar Liga Champions, diawal dirinya baru menjabat sebagai pelatih.

Mourinho yang baru menjalani debut perdananya sebagai pelatih Hotspur, belum alami kekalahan sebelumnya. Namun pada saat menjamu West Ham dimarkas besar Tottenham mereka harus takluk dengan skor 0-2. Mourinho harus menerima kekalahan pertamanya sebagai pelatih dari skuad Tottenham Hotspur.

Meski telah alami kekalahan atas timnya, hal tersebut tak lantas membuat pria berusia 56 tahun ini merasa terganggu. Mourinho sendiri sudah memperhitungkan sejauh mana kemampuan dari masing-masing pemainnya, sebelum resmi menjadi pelatih klub tersebut. Menurutnya Tottenham saat ini kekurangan pemain, baik itu dalam segi bertahan ataupun menyerang.

Karena itu Jose Mourinho berencana untuk merekrut pemain baru pada bursa transfer musim depan. Pria berkebangsaan portugal ini bakal merekrut pemain yang sesuai dengan kriteria dan skema pemain yang nanti akan dia terapkan dilapangan. Dengan mendatangkan pemain baru, tentu saja beberapa pemain lama akan bakal dilengserkan oleh Mourinho.

Terkait siapa saja pemain yang bakal dilengserkan oleh Mourinho masih dalam tahap pertimbangan. Namun hal tersebut sudah bisa dipastikan terjadi, karena rencana untuk mendatangkan pemain baru bakal segera direalisasikan. Awal tahun baru nanti dibulan Januari, Tottenham Hotspur bakal kedatangan pemain baru diskuad mereka.

Sejauh ini Mourinho sendiri juga masih merahasiakan siapa nama pemain yang bakal dia rekrut dibursa transfer nanti. Menurut Mourinho sendiri pemain barunya nanti akan ada yang mengisi posisi sebagai bek tengah. Serta kemungkinan Mourinho bakal merekrut striker baru, guna memperkuat lapisan serang dari striker andalannya, Harry Kane.

Kabar Transfer Nelson Semedo Dibantah Oleh Pelatih Valverde

Kabar mengenai rencana Barcelona untuk menjual salah satu pemain bek mereka semakin ramai dibicarakan. Apalagi kabar tersebut semakin berhembus kencang disaat Barcelona alami kekalahan telak dari AS Roma dengan skor 0-3. Nama bek barcelona yang disebut-sebut adalah Nelson Semedo yang bernomor punggung 3, dengan posisi sebagai bek kanan.

Pria bernama lengkap Nelson Cabral Semedo adalah pesepakbola kelahiran 16 September 1993, Portugal. Pemain bek Barcelona yang kini berusia 26 tahun ini, memulai karir Internasionalnya ditahun 2015, bermain sebagai tim nasional Portugal. Karirnya tersebut diawali dengan melakoni kualifikasi UEFA Euro 2016 berhadapan dengan Denmark dan Serbia kala itu.

Semedo juga diketahui pernah mengalami cedera parah disepanjang karirnya bersama Benfica. Cederanya itu didapati manakala dirinya tampil kala membela tim nasional. Mengalami cedera parah dilutut kanannya saat itu, yang mengharuskan dirinya sampai harus menjalani operasi besar. Pasca operasi yang dilakukannya, Semedo pun diharuskan istirahat total selama hampir lebih dari dua bulan lamanya.

Buntut dari cederanya itu karirnya harus mengalami kemunduran, manakala posisinya harus diambil laih oleh pemain baru. Pasca pulih dari cedera parah yang dialaminya, Semedo harus rela duduk dibangku cadangan. Dirinya harus menerima kenyataan karena bukan lagi pilihan utama, namun kondisi tersebut tak berlangsung lama. Karena Semedo kembali bermain ditim utama pada tahun 2016-2017.

Kembali pada kabar rencana Barcelona untuk menjual Semedo pada musim transfer mendatang nanti. Ernesto Valverde selaku pelatih dari Barcelona belum lama ini melontarkan pujian untuk tim asuhannya. Pujian dari Valverde tersebut mengatakan bahwa dirinya cukup puas dengan performa yang ditampilkan oleh tim asuhannya.

Valverde juga sempat mengatakan bahwa tidak akan ada transaksi yang terjadi pada bursa transfer musim mendatang. Valverde juga mengatakan komposisi pemainnya sudah sangat baik dan tidak akan perubahan. Tentu saja pernyataan dari Valverde ini sekaligus membantah kabar mengenai rencana Barcelona untuk menjual Semedo pada bursi transfer mendatang ini.

Everton Singkirkan Marco Silva Untuk Datangkan Ancelotti

Simpang siur terkait kabar pemecatan Marco Silva akhirnya terjawab sudah setelah Everton mengeluarkan pernyataan resminya. Everton secara resmi mengumumkan pergantian pelatih mereka yang sebelumnya dengan Carlo Ancelotti. Adapun alasan mengapa Everton sempat menunda kabar tersebut, lantaran Ancelotti sendiri masih berstatus sebagai pelatih diklub Napoli.

Namun setelah Ancelotti resmi melepas masa jabatannya sebagai pelatih Napoli. Everton baru dapat mengeluarkan pernyataan resmi, terkait Ancelotti yang terpilih sebagai kepala pelatih baru mereka. Perekrutan Carlo Ancelotti tentu bukan tanpa alasan yang jelas, Everton meyakini jika pelatih baru mereka mampu merubah kondisi skuad yang tidak stabil.

Setidaknya Everton telah meyodorkan kontrak kerja sama dengan Ancelotti hingga tahun 2024 mendatang. Dalam masa kontrak tersebut Ancelotti diharapkan mampu membawa Everton ketingkat lebih tinggi. Mengingat Everton saat ini berada dalam kondisi yang tak bagus, hampir tersingkir diposisi paling akhir 16 besar. Everton menaruh harapan besar pada Ancelotti untuk dapat memperbaiki performa skuadnya menjadi lebih baik.

Pelatih berusia 60 tahun ini diketahui telah menangani sejumlah klub-klub ternama. Sebut saja Ancelotti memulai karir kepelatihannya di tahun 1995-1996, menangani Reggiana kala itu. Setelah itu pada tahun 1996-1998 di Parma, lalu menjadi pelatih Juventus dari tahun 1999-2001. Milan adalah klub terlama Ancelotti menjabat sebagai pelatih yakni dari tahun 2001-2009.

Kemudian setelah tak menangani Milan, Ancelotti kembali melatih Chelsea selama dua tahun (2009-2011). Ada juga PSG (2011-2013), Real Madrid (2013-2015), Bayern Munchen (2016-2017), kemudian terakhir menjabat sebagai pelatih Napoli 2018-2019. Melihat dari garis pengalamannya yang sudah terbilang lama berkecimpung didunia kepelatihan. Ancelotti sudah memiliki segudang pengalaman yang dapat dibagikannya kepada tim asuhannya yang baru yakni Everton.

Everton akan melawan Burnley pada Kamis, 26 Desember 2019 nanti, dimana Ancelotti bakal memulai debut perdananya sebagai pelatih. Ancelotti memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan timnya kala bersua dengan Burnley nantinya. Mengingat dirinya bakal memulai melatih skuad Everton, pada Minggu, 22 Desember 2019.

AS Roma Tampil Menggila Saat Bertandang Ke Markas Fiorentina

Liga Italia seri A dini hari tadi menampilkan laga antara Fiorentina melawan AS Roma. Fiorentina sebagai tuan rumah dengan menjamu AS Roma distadion Artemio Franchi, harus takluk dari tim tamu. Laga dini hari tersebut berakhir dengan kemenangan AS Roma atas Fiorentina dengan skor telak 4-1.

Berkat kemenangan AS Roma ini mereka berhasil mengumpulkan total 35 poin di liga seri A. AS Roma berhasil duduk diperingkat empat meninggalkan Cagliari dengan total 29 poin saja. Sementara itu AS Roma semakin mengejar posisi Lazio yang ada diperingkat tiga. Diketahui AS Roma semakin gencar menembus tiga besar dengan melengserkan Lazio yang hanya selisih satu poin dari mereka yakni 36 poin saja.

Jalannya pertandingan kala AS Roma bertandang ke markas Fiorentina berlangsung cukup sengit. AS Roma diketahui tampil dengan performa luar biasa kala itu. Diawal babak pertama AS Roma tampil menggila dengan bermain sangat agresif kala itu. Hanya dalam hitungan menit pertandingan baru berjalan, AS Roma mencetak gol pertama, melalui Edin Dzeko dimenit ke-19.

AS Roma sukses merubah papan skor dengan mencetak gol pembuka dari mereka terlebih dahulu. Tim ini pun semakin menggila manakala hanya berselang dua menit. Atau tepatnya pada menit ke-21 gol kedua berhasil dieksekusi dengan sangat apik oleh Aleksandar Kolarov. Dengan demikian AS Roma semakin unggul dari Fiorentina dengan skor 2-0.

Keunggulan AS Roma sayangnya tak berlangsung lama, sebab Fiorentina mampu mencetak gol pertama mereka dimenit ke-34 lewat Milan Badelj. Fiorentina berhasil memperkecil jarak skor mereka dari AS Roma dengan skor 1-2. Meski demikian hingga waktu turun minum, AS Roma berhasil unggul lebih dahulu dibabak pertama.

Memasuki babak kedua ini AS Roma, tak membiarkan tuan rumah kembali membobol pertahanan mereka. AS Roma yang semakin tampil mendominasi game kedua dengan penguasaan bola mencapai 83 persen. Dua tim ini hingga pertengahan babak kedua bermain imbang dengan pertahanan yang baik. Dengan tidak adanya gol yang tercipta kala itu, untuk merubah papan skor.

Namun mendekati akhir babak kedua AS Roma mendapatkan peluang emas yang mampu diekseskusi dengan baik. Adalah Lorenzo Pellegrini atau yang sering dipanggil Pelle ini berhasil mencetak gol ketiga untuk AS Roma pada menit ke-73. AS Roma semakin mempertajam skor mereka usai Nicolo Zaniolo kembali mencetak gol dimenit kritis.

Alhasil AS Roma sukses mendominasi laga tandang tersebut dengan kemenangan telak mereka atas Fiorentina dengan skor akhir 4-1.

Arsenal Tetapkan Pilihan Mikel Arteta Sebagai Pelatih Baru

Teka-teki siapa yang bakal direkrut oleh Arsenal untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Emery, akhirnya terjawab sudah. Arsenal dikabarkan telah menjatuhkan pilihan mereka ke mantan kapten Arsenal sendiri yakni Mikel Arteta. Kabar tersebut semakin berhembus kencang, manakala Mikel Arteta diberitakan telah melakukan kesepakatan dengan pihak Arsenal.

Alasan dibalik mengapa Arsenal menjatuhkan pilihan ke Mikel Arteta yang saat ini masih berstatus sebagai asisten pelatih Man City. Tidak lain dan tidak bukan karena Arteta sendiri dulunya adalah bagian dari skuad Arsenal. Diketahui pada saat itu Mikel Arteta resmi bergabung dengan Arsenal pada 31 Agustus 2011 yang lalu.

Pria bernama lengkap Mikel Arteta Amatriain ini, memulai karir seniornya bersama Arsenal dari tahun 2011-2016. Sepanjang karir seniornya bersama Arsenal pria yang lahir pada 37 tahun silam itu diketahui cukup berprestasi. Setidaknya bersama Arsenal, Arteta sudah tampil sebanyak 110 kali dengan mengumpulkan total 14 gol.

Dengan pengalaman bermainnya yang cukup lama sebagai salah satu gelandang Arsenal. Mikel Arteta diyakini dapat menularkan pengalaman positifnya tersebut kedalam skuad Arsenal. Pria berkebangsaan Spanyol ini diyakini oleh Arsenal akan mampu membawa perubahan baru bagi klub mereka. Karena semenjak dibawah asuhan Emery, Arsenal sangat merosot tajam dalam hal performanya.

Namun untuk saat sekarang ini Mikel Arteta belum dapat secara resmi memulai kepelatihannya. Dikarenakan pihak Arsenal sendiri harus lebih dahulu menyelesaikan kontrak Mikel Arteta dengan klubnya saat ini yakni Man City. Kesepakatan dengan calon pelatih memang sudah rampung, namun urusan dengan Man City masih dalam tahap pertimbangan.

Diberitakan Mikel Arteta akan datang menyaksikan penampilan skuad Arsenal kala menghadapi Everton. Hal ini dilakukannya sebagai langkah awal untuk melihat kemampuan dari masing-masing pemain.

Menurutnya hal ini penting dilakukan guna mengetahui sejauh mana kapasitas skuad yang nanti akan diasuhnya. Mikel Arteta menganggap ini adalah upaya untuk mengembalikan masa kejayaan Arsenal yang sempat meredup.