Kalah Dari Chelsea Mourinho Berbenah Masuki Bursa Transfer

JOSE MOURINHO

Tak dapat dipungkiri usai Tottenham Hotspur dikendalikan oleh Jose Mourinho. Penampilan Hotspur menjadi jauh lebih baik bila dibandingkan dengan pelatih sebelumnya. Mourinho juga berhasil membawa Tottenham masuk kedalam 16 besar Liga Champions, diawal dirinya baru menjabat sebagai pelatih.

Mourinho yang baru menjalani debut perdananya sebagai pelatih Hotspur, belum alami kekalahan sebelumnya. Namun pada saat menjamu West Ham dimarkas besar Tottenham mereka harus takluk dengan skor 0-2. Mourinho harus menerima kekalahan pertamanya sebagai pelatih dari skuad Tottenham Hotspur.

Meski telah alami kekalahan atas timnya, hal tersebut tak lantas membuat pria berusia 56 tahun ini merasa terganggu. Mourinho sendiri sudah memperhitungkan sejauh mana kemampuan dari masing-masing pemainnya, sebelum resmi menjadi pelatih klub tersebut. Menurutnya Tottenham saat ini kekurangan pemain, baik itu dalam segi bertahan ataupun menyerang.

Karena itu Jose Mourinho berencana untuk merekrut pemain baru pada bursa transfer musim depan. Pria berkebangsaan portugal ini bakal merekrut pemain yang sesuai dengan kriteria dan skema pemain yang nanti akan dia terapkan dilapangan. Dengan mendatangkan pemain baru, tentu saja beberapa pemain lama akan bakal dilengserkan oleh Mourinho.

Terkait siapa saja pemain yang bakal dilengserkan oleh Mourinho masih dalam tahap pertimbangan. Namun hal tersebut sudah bisa dipastikan terjadi, karena rencana untuk mendatangkan pemain baru bakal segera direalisasikan. Awal tahun baru nanti dibulan Januari, Tottenham Hotspur bakal kedatangan pemain baru diskuad mereka.

Sejauh ini Mourinho sendiri juga masih merahasiakan siapa nama pemain yang bakal dia rekrut dibursa transfer nanti. Menurut Mourinho sendiri pemain barunya nanti akan ada yang mengisi posisi sebagai bek tengah. Serta kemungkinan Mourinho bakal merekrut striker baru, guna memperkuat lapisan serang dari striker andalannya, Harry Kane.

Kabar Transfer Nelson Semedo Dibantah Oleh Pelatih Valverde

Kabar mengenai rencana Barcelona untuk menjual salah satu pemain bek mereka semakin ramai dibicarakan. Apalagi kabar tersebut semakin berhembus kencang disaat Barcelona alami kekalahan telak dari AS Roma dengan skor 0-3. Nama bek barcelona yang disebut-sebut adalah Nelson Semedo yang bernomor punggung 3, dengan posisi sebagai bek kanan.

Pria bernama lengkap Nelson Cabral Semedo adalah pesepakbola kelahiran 16 September 1993, Portugal. Pemain bek Barcelona yang kini berusia 26 tahun ini, memulai karir Internasionalnya ditahun 2015, bermain sebagai tim nasional Portugal. Karirnya tersebut diawali dengan melakoni kualifikasi UEFA Euro 2016 berhadapan dengan Denmark dan Serbia kala itu.

Semedo juga diketahui pernah mengalami cedera parah disepanjang karirnya bersama Benfica. Cederanya itu didapati manakala dirinya tampil kala membela tim nasional. Mengalami cedera parah dilutut kanannya saat itu, yang mengharuskan dirinya sampai harus menjalani operasi besar. Pasca operasi yang dilakukannya, Semedo pun diharuskan istirahat total selama hampir lebih dari dua bulan lamanya.

Buntut dari cederanya itu karirnya harus mengalami kemunduran, manakala posisinya harus diambil laih oleh pemain baru. Pasca pulih dari cedera parah yang dialaminya, Semedo harus rela duduk dibangku cadangan. Dirinya harus menerima kenyataan karena bukan lagi pilihan utama, namun kondisi tersebut tak berlangsung lama. Karena Semedo kembali bermain ditim utama pada tahun 2016-2017.

Kembali pada kabar rencana Barcelona untuk menjual Semedo pada musim transfer mendatang nanti. Ernesto Valverde selaku pelatih dari Barcelona belum lama ini melontarkan pujian untuk tim asuhannya. Pujian dari Valverde tersebut mengatakan bahwa dirinya cukup puas dengan performa yang ditampilkan oleh tim asuhannya.

Valverde juga sempat mengatakan bahwa tidak akan ada transaksi yang terjadi pada bursa transfer musim mendatang. Valverde juga mengatakan komposisi pemainnya sudah sangat baik dan tidak akan perubahan. Tentu saja pernyataan dari Valverde ini sekaligus membantah kabar mengenai rencana Barcelona untuk menjual Semedo pada bursi transfer mendatang ini.

Everton Singkirkan Marco Silva Untuk Datangkan Ancelotti

CARLO ANCELOTTI

Simpang siur terkait kabar pemecatan Marco Silva akhirnya terjawab sudah setelah Everton mengeluarkan pernyataan resminya. Everton secara resmi mengumumkan pergantian pelatih mereka yang sebelumnya dengan Carlo Ancelotti. Adapun alasan mengapa Everton sempat menunda kabar tersebut, lantaran Ancelotti sendiri masih berstatus sebagai pelatih diklub Napoli.

Namun setelah Ancelotti resmi melepas masa jabatannya sebagai pelatih Napoli. Everton baru dapat mengeluarkan pernyataan resmi, terkait Ancelotti yang terpilih sebagai kepala pelatih baru mereka. Perekrutan Carlo Ancelotti tentu bukan tanpa alasan yang jelas, Everton meyakini jika pelatih baru mereka mampu merubah kondisi skuad yang tidak stabil.

Setidaknya Everton telah meyodorkan kontrak kerja sama dengan Ancelotti hingga tahun 2024 mendatang. Dalam masa kontrak tersebut Ancelotti diharapkan mampu membawa Everton ketingkat lebih tinggi. Mengingat Everton saat ini berada dalam kondisi yang tak bagus, hampir tersingkir diposisi paling akhir 16 besar. Everton menaruh harapan besar pada Ancelotti untuk dapat memperbaiki performa skuadnya menjadi lebih baik.

Pelatih berusia 60 tahun ini diketahui telah menangani sejumlah klub-klub ternama. Sebut saja Ancelotti memulai karir kepelatihannya di tahun 1995-1996, menangani Reggiana kala itu. Setelah itu pada tahun 1996-1998 di Parma, lalu menjadi pelatih Juventus dari tahun 1999-2001. Milan adalah klub terlama Ancelotti menjabat sebagai pelatih yakni dari tahun 2001-2009.

Kemudian setelah tak menangani Milan, Ancelotti kembali melatih Chelsea selama dua tahun (2009-2011). Ada juga PSG (2011-2013), Real Madrid (2013-2015), Bayern Munchen (2016-2017), kemudian terakhir menjabat sebagai pelatih Napoli 2018-2019. Melihat dari garis pengalamannya yang sudah terbilang lama berkecimpung didunia kepelatihan. Ancelotti sudah memiliki segudang pengalaman yang dapat dibagikannya kepada tim asuhannya yang baru yakni Everton.

Everton akan melawan Burnley pada Kamis, 26 Desember 2019 nanti, dimana Ancelotti bakal memulai debut perdananya sebagai pelatih. Ancelotti memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan timnya kala bersua dengan Burnley nantinya. Mengingat dirinya bakal memulai melatih skuad Everton, pada Minggu, 22 Desember 2019.

AS Roma Tampil Menggila Saat Bertandang Ke Markas Fiorentina

Liga Italia seri A dini hari tadi menampilkan laga antara Fiorentina melawan AS Roma. Fiorentina sebagai tuan rumah dengan menjamu AS Roma distadion Artemio Franchi, harus takluk dari tim tamu. Laga dini hari tersebut berakhir dengan kemenangan AS Roma atas Fiorentina dengan skor telak 4-1.

Berkat kemenangan AS Roma ini mereka berhasil mengumpulkan total 35 poin di liga seri A. AS Roma berhasil duduk diperingkat empat meninggalkan Cagliari dengan total 29 poin saja. Sementara itu AS Roma semakin mengejar posisi Lazio yang ada diperingkat tiga. Diketahui AS Roma semakin gencar menembus tiga besar dengan melengserkan Lazio yang hanya selisih satu poin dari mereka yakni 36 poin saja.

Jalannya pertandingan kala AS Roma bertandang ke markas Fiorentina berlangsung cukup sengit. AS Roma diketahui tampil dengan performa luar biasa kala itu. Diawal babak pertama AS Roma tampil menggila dengan bermain sangat agresif kala itu. Hanya dalam hitungan menit pertandingan baru berjalan, AS Roma mencetak gol pertama, melalui Edin Dzeko dimenit ke-19.

AS Roma sukses merubah papan skor dengan mencetak gol pembuka dari mereka terlebih dahulu. Tim ini pun semakin menggila manakala hanya berselang dua menit. Atau tepatnya pada menit ke-21 gol kedua berhasil dieksekusi dengan sangat apik oleh Aleksandar Kolarov. Dengan demikian AS Roma semakin unggul dari Fiorentina dengan skor 2-0.

Keunggulan AS Roma sayangnya tak berlangsung lama, sebab Fiorentina mampu mencetak gol pertama mereka dimenit ke-34 lewat Milan Badelj. Fiorentina berhasil memperkecil jarak skor mereka dari AS Roma dengan skor 1-2. Meski demikian hingga waktu turun minum, AS Roma berhasil unggul lebih dahulu dibabak pertama.

Memasuki babak kedua ini AS Roma, tak membiarkan tuan rumah kembali membobol pertahanan mereka. AS Roma yang semakin tampil mendominasi game kedua dengan penguasaan bola mencapai 83 persen. Dua tim ini hingga pertengahan babak kedua bermain imbang dengan pertahanan yang baik. Dengan tidak adanya gol yang tercipta kala itu, untuk merubah papan skor.

Namun mendekati akhir babak kedua AS Roma mendapatkan peluang emas yang mampu diekseskusi dengan baik. Adalah Lorenzo Pellegrini atau yang sering dipanggil Pelle ini berhasil mencetak gol ketiga untuk AS Roma pada menit ke-73. AS Roma semakin mempertajam skor mereka usai Nicolo Zaniolo kembali mencetak gol dimenit kritis.

Alhasil AS Roma sukses mendominasi laga tandang tersebut dengan kemenangan telak mereka atas Fiorentina dengan skor akhir 4-1.

Arsenal Tetapkan Pilihan Mikel Arteta Sebagai Pelatih Baru

MIKEL ARTETA AMATRIAIN

Teka-teki siapa yang bakal direkrut oleh Arsenal untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Emery, akhirnya terjawab sudah. Arsenal dikabarkan telah menjatuhkan pilihan mereka ke mantan kapten Arsenal sendiri yakni Mikel Arteta. Kabar tersebut semakin berhembus kencang, manakala Mikel Arteta diberitakan telah melakukan kesepakatan dengan pihak Arsenal.

Alasan dibalik mengapa Arsenal menjatuhkan pilihan ke Mikel Arteta yang saat ini masih berstatus sebagai asisten pelatih Man City. Tidak lain dan tidak bukan karena Arteta sendiri dulunya adalah bagian dari skuad Arsenal. Diketahui pada saat itu Mikel Arteta resmi bergabung dengan Arsenal pada 31 Agustus 2011 yang lalu.

Pria bernama lengkap Mikel Arteta Amatriain ini, memulai karir seniornya bersama Arsenal dari tahun 2011-2016. Sepanjang karir seniornya bersama Arsenal pria yang lahir pada 37 tahun silam itu diketahui cukup berprestasi. Setidaknya bersama Arsenal, Arteta sudah tampil sebanyak 110 kali dengan mengumpulkan total 14 gol.

Dengan pengalaman bermainnya yang cukup lama sebagai salah satu gelandang Arsenal. Mikel Arteta diyakini dapat menularkan pengalaman positifnya tersebut kedalam skuad Arsenal. Pria berkebangsaan Spanyol ini diyakini oleh Arsenal akan mampu membawa perubahan baru bagi klub mereka. Karena semenjak dibawah asuhan Emery, Arsenal sangat merosot tajam dalam hal performanya.

Namun untuk saat sekarang ini Mikel Arteta belum dapat secara resmi memulai kepelatihannya. Dikarenakan pihak Arsenal sendiri harus lebih dahulu menyelesaikan kontrak Mikel Arteta dengan klubnya saat ini yakni Man City. Kesepakatan dengan calon pelatih memang sudah rampung, namun urusan dengan Man City masih dalam tahap pertimbangan.

Diberitakan Mikel Arteta akan datang menyaksikan penampilan skuad Arsenal kala menghadapi Everton. Hal ini dilakukannya sebagai langkah awal untuk melihat kemampuan dari masing-masing pemain.

Menurutnya hal ini penting dilakukan guna mengetahui sejauh mana kapasitas skuad yang nanti akan diasuhnya. Mikel Arteta menganggap ini adalah upaya untuk mengembalikan masa kejayaan Arsenal yang sempat meredup.

Erling Dikabarkan Berlabuh Di Man United Karena Caption Ini

Sepeti diketahui jika pemain muda Salzburg bernama lengkap Erling Braut Haaland ini tengah jadi rebutan klub besar. Dijadikan sebagai target incaran sejumlah klub besar seperti Man United bukanlah tanpa alasan yang jelas. Erling sendiri dibidik karena berbagai prestasinya dan kemampuan nya dalam mengolah bola dilapangan hijau.

Tidak hanya itu saja Erling juga digadang-gadang bakal menjadi salah satu gelandang serang terbaik jika bergabung dengan Man United. Mengingat usia erling sendiri yang masih sangat muda itu dipastikan bakal memiliki masa depan yang cerah. Man United juga disebut-sebut menjanjikan Erling sebagai pilihan utama mereka diklub.

Hal ini tentu saja dapat terwujud apabila Erling sendiri benar-benar bergabung dengan Man United. Kans Manchester United untuk mendapatkan pemain muda ini juga cukup terbuka lebar. Pasalnya Erling sendiri sudah tak asing lagi dengan nama Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih Man United ini diketahui pernah melatih Erling, sebelum Solskjaer resmi menjadi pelatih Man United.

Keputusan Man United ini juga didukung sepenuhnya oleh Solskjaer sendiri , karena ia tahu Erling adalah pemain muda yang menjanjikan masa depan untuk Man United. Bahkan untuk mendapatkan Erling, Man United sampai harus mengirimkan Solskjaer. Solskjaer dikabarkan terjun langsung untuk menemui Erling secara langsung, guna mendapatkan simpati dari pemain muda itu.

Dan tampaknya berita tentang Erling bakal segera hijrah ke Man united segera terwujud. Hal ini dikarenakan belum lama ini beredar sebuah caption yang membuat heboh kalangan pencinta bola. Dalam Caption tersebut terlihat Erling yang tengah menandatangani seragam Man United. Karena Caption tersebut semakin menguatkan kabar kalau Erling bakal menyetujui kontrak dengan Man United.

Jika kabar yang beredar tersebut memang benar maka ini adalah keuntungan besar bagi Man United. Karena kedatangan seorang pemain muda dan berbakat seperti Erling yang baru berusia 19 tahun. Akan memberi semangat baru dan angin segar, dibalik sejumlah torehan hasil minor mereka belakangan ini.

Barcelona VS Real Madrid Bakal Berlangsung Sengit Di La Liga

Lionel Messi and Sergio Ramos

La Liga Spanyol 2019-2020 dini hari nanti bakal mempertemukan dua klub besar yakni Barcelona vs Real Madrid. Dengan bertempat distadion Camp Nou dengan kapasitas menampung hingga lebih dari 99.000 orang. Barcelona bakal bertindak sebagai tuan rumah dikandang mereka sendiri dengan menjamu tim tandang Real Madrid.

Diketahui Barcelona tidak pernah mengalami kekalahan disetiap laga mereka saat berada diposisi sebagai tuan rumah. Namun kali ini Barcelona bakal bertemu dengan lawan yang dipastikan bakal cukup menyulitkan mereka nantinya. Real Madrid yang saat ini berada dibawah asuhan Zinedine Zidane, patut diwaspadai oleh Barcelona.

Bukan tidak mungkin kalau Zidane sendiri sudah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi serangan dari lawannya. Zidane dipastikan bakal mengawasi setiap pergerakan dari sang mega bintang Barcelona yakni Messi. Real Madrid bakal menurunkan beberapa pemainnya untuk mengantisipasi serangan dari Barcelona.

Namun dipertemuan terakhir mereka, Barcelona tidak pernah kalah dikandang sendiri dari Real Madrid. Seperti diketahui kalau kedua klub ini sudah pernah bertemu sebanyak tiga kali. Dan ditiga kali pertandingan tersebut Barcelona selalu sukses raih kemenangan. Dipertemuan pertama mereka pada 07 februari 2019 lalu kedua tim bermain sama kuat dengan hasil imbang yakni 1-1.

Kemudian untuk kedua kalinya mereka bertemu diturnamen Piala Raja pada 28 februari 2019. Namun kali ini Barcelona berhasil menang telak dikandang mereka sendiri dengan skor 3-0. Dan lagi-lagi dikali ketiga pertemuan mereka dengan Barcelon sebagai tuan rumah. Real Madrid harus kembali mengakui keunggulan Barcelona di La Liga Spanyol dengan skor tipis 0-1.

Meskipun Barcelona tampil dengan cukup dominan dan meyakinkan atas Real Madrid. Dalam klasemen La Liga kedua tim ini memiliki jumlah poin yang sama yakni 35 poin. Dimana pada posisi puncak masih betah ditempati oleh Barcelona. Kedua tim ini sejauh ini juga memiliki riwayat pertandingan yang sama juga dengan empat kali kemenangan dan satu kali seri.

Maka dari itu pertarungan antar kedua klub ini dipastikan bakal berlangsung cukup sengit. Kedua tim ini bakal menerapkan strategi dengan pertahanan terbaik mereka. Bisa dibilang kedua tim ini bakal cukup kerepotan untuk mencetak gol kedalam gawang lawan mereka. Bukan tidak mungkin laga kali ini bisa saja berakhir imbang (1-1) ataupun salah satu tim bakal menang dengan skor tipis.

Alasan Mengapa Mesut Ozil Harus Ditarik Keluar Dari Lapangan

MESUT OZIL

Bertempat distadion Emirates, Arsenal harus pasrah kalah dikandang mereka sendiri. Laga yang terjadi pada dini hari tersebut berakhir dengan kekalahan telak Arsenal terhadap tim tamu. Manchester City berhasil membungkam tuan rumah Arsenal dengan skor akhir 3-0.

Selain kekalahan telak Arsenal dalam laga tersebut ada hal lain yang turut menjadi sorotan kala itu. Salah satu gelandang serang Arsenal yakni Mesut Ozil harus ditarik keluar dari lapangan. Pasalnya Ozil dinilai tak cukup mampu memberikan kontribusi yang maksimal kala menjamu Man City.
Dibabak pertama Arsenal terus menjadi bulan-bulanan Manchester City yang gencar mencetak gol. Laga baru saja dimulai, Manchester City sudah berhasil mencetak gol pertama mereka dimenit ke-2. Adalah Kevin De Bruyne yang sukses mencetak gol pembuka untuk Man City.

Arsenal sendiri tampak tak bisa berbuat banyak menghadapi serangan dari tim tamu. Karena tak berselang lama Man City kembali sukses mencetak gol kedua mereka. Kali ini giliran pemain Man City yakni Raheem Sterling yang sukses menyumbang gol kedua dimenit ke-15.

Disaat memasuki akhir babak pertama dimana para pemain untuk turun minum. Manchester City kembali mencetak gol ketiga nya dimenit ke-40. Bruyne kembali menjebol gawang Arsenal melalui tendangan tepatnya kearah jaring net milik Arsenal. Hingga akhir babak pertama Arsenal semakin tertinggal jauh dengan skor 0-3 atas keunggulan Man City.

Mengetahui tim asuhannya semakin terpojok dibawah tekanan yang diberikan oleh Man City. Freddie Ljungberg memutuskan untuk menarik keluar Mesut Ozil dibabak kedua. Hal ini dikarenakan sebagai gelandang serang, Ozil dinilai gagal memberikan perlawanan berarti. Buntut dari keputusan tersebut Ozil pun tampak tak dapat menerimanya begitu saja.

Melalui aksi melepas sarung tangan kemudian menendangnya dianggap sebagai bentuk kekesalan pemain berusia 31 tahun ini. Tidak hanya itu Ozil juga mendapat sorakan dari para supporter atas tindakan yang dilakukannya tersebut. Pemain asal Jerman ini dalam tahun terakhir ini dinilai mengalami kemerosotan performa yang signifikan.

Terlepas dari itu, Arsenal gagal menyamakan kedudukan skor dibabak kedua. Kedua tim ini diketahui bermain imbang dibabak kedua dengan tidak ada lagi gol yang tercipta. Laga dini hari itu berakhir dengan kemenangan mutlak Man City atas Arsenal dengan skor 3-0.

Juventus Nyaris Saja Menang Atas Udinese Dengan Skor Penuh

Laga yang mempertemukan Juventus dengan Udinese terjadi distadion Allianz, berakhir dengan skor 3-1. Juventus selaku tuan rumah berhasil meraih hasil positif dikandang sendiri usai taklukkan Udinese dengan hasil dramatis.

Juventus tampil dengan penguasaan bola hingga 91 persen disepanjang pertandingannya. Sementara itu sang rival Udinese juga tampil cukup meyakinkan dengan penguasaan bola mencapai 84 persen. Namun untuk segi permainan Juventus jauh lebih unggul bila dibandingkan dengan Udinese.

Hal ini terlihat jelas dalam babak pertama dimana Juventus berhasil mempertajam skor mereka dimenit-menit awal. Sang bintang Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol pertamanya disaat laga baru berjalan 9 menit. Berkat gol pertama dari Ronaldo, Juventus berhasil merubah papan skor menjadi 1-0 atas keunggulan mereka.

Sementara itu Udinese mecoba mempersempit skor dengan melakukan serangan balik kelini pertahanan Juventus. Namun sayangnya usaha mereka belum berhasil karena Ronaldo berhasil mencuri penguasaan bola dari mereka. Kedua tim ini terlibat persaingan yang cukup sengit untuk mencetak gol kegawang lawan mereka masing-masing.

Namun kali ini usaha untuk mencetak gol justru menjadi milik Juventus dimenit ke-37. Gol kedua Juventus ini lagi-lagi berhasil dicetak oleh sang mega bintang Cristiano Ronaldo. Gol kedua ini bisa tercipta berkat kerja sama yang apik antara Ronaldo dengan Higuain. Namun bisa dibilang gol kedua kali ini sebenarnya bisa jadi gol ketiga untuk Juventus. Jika saja gol yang tercipta dimenit ke-21 itu tak dianulir oleh wasit lapangan.

Sang tuan rumah berhasil mempertajam skor dari Udinese dengan skor sementara 2-0 atas keunggulan Juventus. Disisi lain Udinese sendiri mencoba untuk melakukan serangan balik namun usaha mereka belum berbuah manis. Justru Udinese harus gigit jari mana kala Juventus kembali mencetak gol ketiganya. Gol ketiga milik Juventus ini terjadi menjelang akhir babak pertama berkat tendangan mulus dari Leonardo Bonucci.

Udinese semakin terpojok karena harus ketinggalan skor 0-3 atas keunggulan Juventus. Memasuki babak kedua ini Udinese kembali mencoba peruntungan mereka untuk mengerucutkan skor mereka. Namun usaha mereka masih bisa dimentahkan oleh Juventus.

Tuan rumah (Juventus) nyaris saja menang telak atas tim tandang dengan skor akhir 3-0. Namun usaha Juventus untuk meraih poin penuh dalam laga kali ini harus kandas. Usai Udinese berhasil mencetak gol pertama mereka diakhir babak kedua.

Juventus harus rela kecolongan satu poin dari Udinese dengan hasil skor akhir 3-1. Meski demikian mereka (Juventus) berhasil menang dan menambah jumlah poin mereka menjadi total 39 poin.

Chelsea Raih Hasil Negatif Dengan Babak Akhir Yang Dramatis

Menjamu tim tandang dimarkas besar mereka, Chelsea harus akui kekalahan dari tim tamu Bournemouth dengan skor 0-1. Laga yang terjadi distadion Stamford Bridge milik Chelsea ini berlangsung cukup dramatis. Pertandingan yang diprediksikan bakal berakhir imbang ternyata berakhir kemenangan untuk Bournemouth.

Seperti yang diketahui Bournemouth berhasil menang dengan mencetak gol tunggal dimenit kritis. Karena ditaklukkan Bournemouth dikandang mereka sendiri, Chelsea gagal menambah jumlah poin mereka. Sementara itu Bournemouth sendiri dengan kemenangannya berhasil menambah poin mereka menjadi total 19 poin.

Chelsea sendiri diketahui bermain dengan sangat baik dengan penguasaan bola hingga 83 persen atas tim tamu. Bisa dibilang dalam babak pertama tersebut Chelsea berhasil mengendalikan permainan diset pertama. Namun sayangnya beberapa peluang yang didapat oleh Chelsea ini, gagal dieksekusi dengan baik oleh mereka.

Bournemouth sendiri juga sempat memberikan perlawanan yang cukup berarti dengan penguasaan bola hingga 67 persen. Baik Chelsea ataupun Bournemouth bermain dengan saling menyerang sembari bertahan. Namun hingga waktu turun minum kedua tim ini masih belum ada yang berhasil mencetak gol. Alhasil babak pertama berakhir dengan hasil imbang dengan skor 0-0 untuk kedua tim ini.

Memasuki babak kedua ini Chelsea berusaha untuk tampil dominan demi merubah skor imbang. Chelsea sendiri nyaris saja mencetak gol kegawang milik Bournemouth. Hanya saja serangan mereka masih dapat dimentahkan oleh pemain Bournemouth dengan sangat baik. Chelsea lagi-lagi harus gagal mengeksesuki peluang emas yang mereka dapat dengan susah payah.

Bournemouth yang diposisi sebagai tim tamu tentu tak hanya tinggal diam menerima serangan dari Chelsea. Bournemouth sendiri bernasib sama seperti Chelsea yang nyaris saja merubah papan skor. Joshua King yang berhasil menembus pertahanan Chelsea berhasil menggiring bola hingga depan gawang. Sayangnya belum sempat dirinya melakukan tendangan, pemain Chelsea Antonio Rudiger sukser menyisir bola keluar lapangan.

Menariknya dimenit-menit terakhir laga ini berlangsung dengan sangat dramatis. Dimana Bournemouth berhasil mencetak gol tunggal kemenangan mereka dimenit ke-84 lewat Dan Gosling. Tentu saja karena kecolongan tersebut Chelsea membuat mereka tampak terkejut dan tak dapat berkata-kata.

Meski Chelsea sendiri sempat menemui titik terang karena wasit menganulir gol tersebut. Sayangnya koreksi kembali yang dilakukan oleh wasit menyatakan gol tersebut sah dan laga berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Bournemouth.