Liverpool Tak Akan Tampil Maksimal Saat Melawan Everton

JURGEN KLOPP – LIVERPOOL

Pada Minggu, 05-01-2020 malam nanti Liverpool bakal menjamu Everton kemarkas besar mereka distadion Anfield. Menurut kabar yang beredar, menyebutkan Liverpool bakal kembali menurunkan para pemain muda mereka. The Reds julukan dari Liverpool ini menyampaikan jika mereka ingin memberi kesempatan dan pengalaman lebih banyak untuk para pemain muda mereka.

Seperti diketahui pada beberapa waktu lalu pemain muda Liverpool ini mengalami kekalahan telak pada laga sebelumnya. Hal tersebut memang bisa dimaklumi karena pemain muda ini masih kurang dalam hal pengalaman bermain. Tak heran jika Langkah yang diambil oleh Liverpool ini adalah wujud untuk menempah bibit-bibit muda mereka untuk menjadi lebih baik.

Disamping itu Liverpool juga kelihatannya tak memiliki pilihan lain dijadwal mereka yang masih sangat padat. Mau tak mau mereka harus membagi skuad yanga ada menjadi dua tim, agar jadwal yang ada dapat tercover dengan baik. Liverpool juga memastikan kalau beberapa pemain senior mereka tak akan ikut serta dibeberapa laga nantinya.

Jurgen Klopp selaku pelatih dari Liverpool ini juga menyampaikan kalau mereka kehilangan banyak pemain utama diskuad mereka. Sejauh ini mereka berhasil menduduki puncak klasemen sementara, dengan selisih poin yang terpaut jauh dengan klub bola lainnya. Tentu dengan pencapaian tersebut, memang harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami oleh beberapa pemain mereka.

Diakui oleh Klopp dirinya tak ingin mengambil resiko dengan tetap memainkan pemain utama mereka. Mungkin ada beberapa pemain mereka yang mengalami cedera ringan dan hanya butuh istirahat untuk beberapa hari. Namun hal tersebut urung dilakukannya karena tak ingin cedera yang ada nantinya malah bertambah buruk.

Disisi lain ada juga pemain utama mereka yang tengah menjalani perawatan intensif akibat cedera yang cukup serius. Karena cedera serius tersebut beberapa pemain dilini utama harus rehat sementara waktu, dalam kurun waktu yang cukup lama, hingga berbulan-bulan lamanya.

Karena itu Klopp memutuskan untuk menurunkan para pemain muda mereka untuk menjamu Everton nantinya. Diakui oleh Klopp bukan karena tak ingin menyepelekan lawan mereka, akan tetapi karena kondisi mereka kini yang tidak memungkinkan. Ditengah jadwal yang padat Liverpool harus bisa berpikir realistis dan bijaksana demi kepentingan klub kedepannya.

Everton Singkirkan Marco Silva Untuk Datangkan Ancelotti

CARLO ANCELOTTI

Simpang siur terkait kabar pemecatan Marco Silva akhirnya terjawab sudah setelah Everton mengeluarkan pernyataan resminya. Everton secara resmi mengumumkan pergantian pelatih mereka yang sebelumnya dengan Carlo Ancelotti. Adapun alasan mengapa Everton sempat menunda kabar tersebut, lantaran Ancelotti sendiri masih berstatus sebagai pelatih diklub Napoli.

Namun setelah Ancelotti resmi melepas masa jabatannya sebagai pelatih Napoli. Everton baru dapat mengeluarkan pernyataan resmi, terkait Ancelotti yang terpilih sebagai kepala pelatih baru mereka. Perekrutan Carlo Ancelotti tentu bukan tanpa alasan yang jelas, Everton meyakini jika pelatih baru mereka mampu merubah kondisi skuad yang tidak stabil.

Setidaknya Everton telah meyodorkan kontrak kerja sama dengan Ancelotti hingga tahun 2024 mendatang. Dalam masa kontrak tersebut Ancelotti diharapkan mampu membawa Everton ketingkat lebih tinggi. Mengingat Everton saat ini berada dalam kondisi yang tak bagus, hampir tersingkir diposisi paling akhir 16 besar. Everton menaruh harapan besar pada Ancelotti untuk dapat memperbaiki performa skuadnya menjadi lebih baik.

Pelatih berusia 60 tahun ini diketahui telah menangani sejumlah klub-klub ternama. Sebut saja Ancelotti memulai karir kepelatihannya di tahun 1995-1996, menangani Reggiana kala itu. Setelah itu pada tahun 1996-1998 di Parma, lalu menjadi pelatih Juventus dari tahun 1999-2001. Milan adalah klub terlama Ancelotti menjabat sebagai pelatih yakni dari tahun 2001-2009.

Kemudian setelah tak menangani Milan, Ancelotti kembali melatih Chelsea selama dua tahun (2009-2011). Ada juga PSG (2011-2013), Real Madrid (2013-2015), Bayern Munchen (2016-2017), kemudian terakhir menjabat sebagai pelatih Napoli 2018-2019. Melihat dari garis pengalamannya yang sudah terbilang lama berkecimpung didunia kepelatihan. Ancelotti sudah memiliki segudang pengalaman yang dapat dibagikannya kepada tim asuhannya yang baru yakni Everton.

Everton akan melawan Burnley pada Kamis, 26 Desember 2019 nanti, dimana Ancelotti bakal memulai debut perdananya sebagai pelatih. Ancelotti memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan timnya kala bersua dengan Burnley nantinya. Mengingat dirinya bakal memulai melatih skuad Everton, pada Minggu, 22 Desember 2019.

Performa Liverpool Semakin Spektakuler Di Liga Ingggris

LIVERPOOL

Berlangsung distadion Anfield dengan kapasitas 53.394 orang, Liverpool semakin berjaya usai taklukkan tim tandang Everton. Berlakon dikandang mereka sendiri Liverpool juga mendapat dukungan penuh dari para fans mereka. Tak tanggung-tanggung Liverpool berhasil unggul dengan skor yang sangat jauh yakni 5-2.

Dengan hasil pertandingan kali ini Liverpool semakin memantapkan diri dengan merajai puncak klasemen dengan total 43 poin. Dengan pencapaian ini tentu saja Liverpool bakal menjadi salah satu klub yang bakal disegani oleh klub lainnya. Pasalnya Liverpool berhasil mempertahankan raihan positif mereka secara beruntun meski sempat ditahan imbang sebelumnya.

Liverpool dalam laga dini hari tadi itu berhasil membuat Everton tak berkutik sama sekali. Tampil dengan penguasaan bola diawal pertandingan Liverpool langsung berhasil mencetak gol pertama mereka. Namun serangan Liverpool tidak berakhir sampai disitu saja, karena beberapa menit kemudian mereka kembali mencetak gol kedua. Liverpool memang memimpin dengan skor 2-0, namun Everton bisa membalas dengan mencetak gol pertama mereka sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Kedua tim ini seakan saling mengejar skor mereka satu sama lain. Karena Liverpool kembali mencetak gol ketiganya yang kemudian disusul gol selanjutnya. Hingga Liverpool semakin bergerak menjauh dari Everton dengan skor menjadi 4-2. Namun lagi-lagi Everton berhasil memperkecil jarak skor mereka dengan mencetak gol dimenit terakhir babak pertama. Papan skor pun berubah menjadi 4-2 dengan keunggulan tuan rumah Liverpool.

Memasuki babak kedua Liverpol semakin agresif dengan mencabik-cabik pertahanan Everton. Meski sebelumnya Everton juga sempat berhasil mencuri penguasaan bola dibabak kedua. Sebenarnya Everton sendiri sempat memperkecil ketinggalan skor mereka dari Liverpool menjadi 3-4. Sayangnya peluang emas mereka pada saat berhasil menjebol jaring Liverpool harus dimentahkan wasit lapangan.

Alhasil Everton pun gagal menyamakan kedudukan mereka dibabak kedua. Disisi lain Liverpool semakin berjaya usai menjebol pertahanan Everton. Dengan kembali menambah perolehan skor mereka dipapan skor. Everton pun semakin terpuruk karena semakin jauh tertinggal dengan skor 2-5 atas keunggulan Liverpool.

Everton berusaha mati-matian untuk menyamakan skor mereka yang semakin terperosok jauh. Namun sayangnya mereka hasrus menelan kekecewaan usai wasit meniupkan peluit panjang. Sebagai penanda bahwa laga tersebut telah berakhir dengan kekalahan mereka atas Liverpool dengan skor akhir 2-5.