Lazio Pepet Milan Dan Juventus, Usai Menang Dari Brescia

CIRO IMMOBILE (LAZIO)

Usai kalahkan Brescia dengan skor tipis 2-1, Lazio semakin mempersempit jarak poin dari rivalnya di peringkat tiga besar. Lazio sukses menambahkan perolehan poin mereka menjadi total 39 poin. Dengan demikian mereka berhasil menduduki posisi ketiga pada klasemen sementara. Lazio hanya berbeda tiga poin dari dua klub teratas lainnya yakni Inter Milan dan Juventus.

Inter Milan dan Juventus diketahui sama-sama memiliki jumlah poin yang sama yakni total 42 poin. Hanya saja Inter Milan berada diperingkat pertama, sedangkan Juventus ada diurutan kedua. Kesempatan Lazio untuk menggeser posisi Inter Milan dan Juventus cukup terbuka lebar, jika dilihat dari selisih poin yang hanya berbeda tipis.

Selain itu Lazio diketahui terus meraih hasil positif disetiap laga mereka, pasalnya Lazio sudah mendapatkan enam kali kemenangan beruntun tanpa kekalahan. Hal tersebut dibuktikan mereka usai mengalahkan Brescia distadion Mario Rigamonti tadi malam. Meski Brescia sempat mencuri start lebih dahulu dengan mencetak gol pembuka dibabak pertama. Melalui Mario Balotelli pada menit ke-18, Brescia kala itu unggul dari Lazio dengan skor 1-0.

Meski Brescia sempat unggul lebih dahulu, Lazio mampu membalas skor tersebut dibabak pertama dengan hasil seri. Karena pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu pemain Brescia, Lazio berhasil mencetak gol penyeimbang dimenit ke42. Adalah Ciro Immobile yang berhasil mendapat kesempatan mencetak gol dari kotak penalti. Setelah Ciro sukses mengeksekusi tendangan dari kotak penalti tersebut dengan sangat baik kala itu.

Sebelumnya Brescia harus menelan pil pahit karena pelanggaran yang dilakukan Andrea Cistana dimenit ke-39. Karena itu wasit menghadiahkannya kartu merah, alhasil Cistana harus diusir keluar lapangan kala itu. Sementara Lazio berhasil berhasil mendapat kesempatan menyamakan kedudukan dibabak pertama dengan skor imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, masing-masing tim hampir bermain imbang disepanjang waktu pertandingan. Beruntung Lazio mampu mencetak gol kemenangan mereka, disaat penambahan waktu dari wasit lapangan kala itu. Dan lagi-lagi Ciro Immobile berhasil mencetak gol kedua sekaligus gol kemenangan bagi Lazio, dimenit ke-90+1. Brescia harus mengakui keunggulan Lazio dengan skor tipis 2-1 dalam liga Italia Seri A tadi malam.

Barcelona Hempaskan Inter Milan Dari Peringkat 16 Besar

ANSU FATI

Barcelona sukses akhiri klasemen sementara Liga Champions 2019-2020 Grup F sebagai peringkat pertama. Setelah mereka berhasil menaklukkan Inter Milan dengan skor akhir 2-1 atas Inter Milan. Dengan kemenangan ini Barcelona berhasil mengumpulkan total 14 poin dan melaju kebabak 16 besar.

Namun sayangnya hal ini tidak berlaku bagi Inter milan mengingat mereka hanya mengumpulkan poin sebanyak 7 poin. Dengan poin tersebut Inter harus mengubur harapan untuk melaju kebabak 16 besar. Pasalnya Dortmund sendiri berada diposisi kedua, karena berhasil meraih hasil positif dengan mendapatkan total 10 poin.

Inter Milan sebenarnya bermain dengan sangat baik saat berhadapan dengan Barcelona. Hal ini bisa terlihat dari awal babak pertama baru dimulai. Kedua tim ini bermain sangat sengit dengan saling berbalas serangan satu sama lain. Mengingat dari kedua tim ini sama-sama memiliki pemain hebat dengan serangan yang tajam.

Inter Milan sebenarnya berhasil mencetak gol pertama mereka, sayangnya gol tersebut dianulir oleh wasit. Inter pun harus menelan kekecewaan karena gagal mencetak skor untuk keunggulan mereka. Namun hal ini justru menjadi kebalikan dimana Barca lebih dulu mencetak gol pertama mereka melalui Carles Perez dimenit ke-23.

Melihat Barca lebih dahulu mengawali keunggulan mereka dengan skor 1-0. Inter Milan berusaha sebaik mungkin untuk menyamakan kedudukan mereka. Meski peluang emas yang mereka dapatkan gagal dieksekusi dengan baik oleh Danilo. Namun hal tersebut dapat dibalas kembali oleh Romelu Lukaku dimenit ke-44 berkat tendangan tajamnya kegawang Barcelona.

Hingga akhir pertama usai kedua tim diketahui bermain imbang dengan skor imbang 1-1. Memasuki babak kedua justru keadaan semakin sulit untuk kedua tim. Mengingat kedudukan imbang dibabak pertama menjadi pressure tersendiri untuk masing-masing tim. Baik Inter maupun Barcelona dibabak kedua ini melewatkan peluang emas yang mereka dapatkan.

Sayangnya keberuntungan justru lebih berpihak kepada Barcelona menjelang akhir babak kedua. Diwaktu kritis Ansu Fati berhasil mencetak gol kemenangan mereka dimenit ke-86. Alhasil Barcelona berhasil merubah skor yang sebelumnya imbang menjadi 2-1 atas keunggulan mereka.

Torino Harus Takluk Dengan Skor Telak Dikandang Sendiri

Dalam laga lanjutan Liga Italia 2019-2020, dimana Torino sebagai tuan rumah harus menjamu tim tandang Inter Milan kemarkas mereka. Laga yang diselenggarakan distadion Olimpico Granade Torino, Italia itu menjadi saksi kekalahan telak sang tuan rumah.

Stadion yang yang dapat menampung hingga 27.958 orang itu, sejatinya lebih didominasi oleh para pendukung Torino. Tentu saja mereka datang dengan tujuan melihat kemenangan tim kebanggaan mereka. Namun apa daya, tim mereka harus dikandaskan AC Milan dengan skor tanpa balas.

Namun pelatih Torino yakni Walter Mazzari memberikan pembelaannya terkait kekalahan telak timnya. Walter menjelaskan jika cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya. Sebagaimana diketahui jika pada waktu laga tersebut memang tengah diguyur hujan. Tapi bagaimanapun juga pertandingan tersebut tetap dilangsungkan.

Kedua tim diketahui memang terlihat lebih ekstra hati-hati dengan pergerakan mereka. Meski begitu demi meraih kemenangan kedua tim harus tampil optimal. Inter Milan justru tampil lebih agresif meski harus diguyur hujan waktu itu. Tim ini sadar betul jika bermain dalam kondisi seperti itu. Jelas akan membuat pertahanan dan performa sedikit mengendur.

Alhasil Inter Milan pun sukses mencuri skor pertama mereka dibabak pertama. Hanya berselang beberapa menit saja gol kedua untuk Inter sukses menjadi milik mereka. Torino dibuat gigit jari oleh tim tandang dengan lebih dulu unggul dengan skor 2-0. Meski Torino mencoba untuk mencuri penguasaan bola dari Inter Milan. Namun sayangnya Torino belum mendapatkan peluang emas diakhir babak pertama untuk menyamakan kedudukan.

Memasuki babak kedua Torino berusaha mengejar ketinggalan mereka dari Inter. Kembali menguasai bola secara penuh, Armando Izzo mencoba melakukan hattrick kegawang Inter. Namun sayangnya bola tidak berhasil mengalir tepat kearah jaring Inter karena meleset dari bidikan.

Torino harus pasrah usai gol ketiga berhasil dicetak oleh tim Inter Milan. Inter Milan sukses mempertajam skor mereka jauh meninggalkan Torino. Torino berusaha keras mengejar ketinggalan mereka, namun hingga babak kedua berakhir. Tidak ada gol yang berhasil dicetak oleh Torino, mereka pun harus mendapat tamparan keras karena kalah telak 0-3 atas Inter Milan.